Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Peran Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih dalam Mencetak Generasi Berakhlak

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais, menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Azzikra DDI Kersik Putih atas kontribusinya dalam dunia pendidikan Islam. Pesantren dinilai berperan besar dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berpegang pada nilai-nilai keislaman.

Pujian tersebut disampaikan saat kegiatan Haflah Al-Ikhtitam dan Tasyakuran kelulusan santri kelas akhir yang digelar di Batulicin, Sabtu (30/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga pusat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan moral generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan pesantren harus terus didukung agar mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri dan nilai keagamaan.

Wisuda Jadi Awal Perjalanan Baru

Bupati juga mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk melangkah ke fase kehidupan yang lebih luas. Para santri diminta terus meningkatkan kemampuan diri, menjaga akhlak, serta membawa nama baik almamater di manapun berada.

Ucapan Terima Kasih untuk Guru dan Orang Tua

Pemerintah daerah turut menyampaikan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah atas dedikasi mereka dalam mendidik para santri. Segala ilmu yang diberikan diharapkan menjadi amal jariyah.

Kepada para orang tua dan wali santri, Bupati memberikan apresiasi atas dukungan dan pengorbanan dalam mendampingi anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan di pesantren.

“Mari bersama mendukung pendidikan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda, agar lahir generasi Qur’ani yang membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” tuturnya.

Pelepasan Santri Angkatan ke-6

Pimpinan Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih, KH Ahmad Care, menyampaikan bahwa Haflah Al-Ikhtitam tahun ini menjadi penanda resmi pelepasan santri angkatan ke-6. Para santri yang sebelumnya berada dalam tanggung jawab pesantren kini diserahkan kembali kepada para wali.

Ia berharap hubungan silaturahmi antara pesantren dan wali santri tetap terjalin, serta memohon doa agar pesantren terus mampu memberikan ilmu yang bermanfaat.

Acara ditutup dengan prosesi wisuda dan penyerahan penghargaan kepada santri. Dua kategori penghargaan diberikan, yakni Santri Berprestasi dan Santri Teladan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *