Pemkab Tanah Bumbu Gelar High Level Meeting TP2DD 2026, Perkuat Akselerasi Digitalisasi Daerah

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 di Mini Stage EXPO Tanbu 2026, Ruang Terbuka Publik Simpang Empat (samping KFC), Minggu (5/4/2026).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya soal modernisasi sistem, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, Pemkab Tanbu terus memperkuat komitmen dalam mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai bagian dari reformasi tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Menurutnya, implementasi ETPD di Tanah Bumbu telah berjalan masif di berbagai sektor, mulai dari pajak dan retribusi daerah, layanan perizinan, rumah sakit, hingga transaksi di pasar tradisional. Sistem pembayaran daerah juga telah terhubung dengan Bank Kalsel, QRIS, dan berbagai kanal digital nasional, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transaksi yang cepat dan aman.

Bupati juga menyampaikan bahwa Tanah Bumbu berhasil mempertahankan status sebagai daerah kategori “Digital”, sekaligus meraih Peringkat 3 Terbaik Implementasi Digitalisasi Daerah dari Bank Indonesia Kalimantan Selatan.

Untuk tahun 2026, Pemkab Tanbu telah menyusun Rencana Strategis Percepatan Digitalisasi Daerah, yang mencakup:

  • perluasan kanal pembayaran pajak dan retribusi melalui sistem digital dan retail
  • integrasi penuh sistem transaksi elektronik di seluruh perangkat daerah
  • target 80% transaksi retribusi non‑tunai di seluruh OPD pengelola pendapatan pada triwulan IV

Dampak digitalisasi disebut sangat signifikan, mulai dari pencegahan kebocoran penerimaan daerah, peningkatan transparansi melalui pencatatan digital, hingga mendukung pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *