Iswadi Rauf Raih Juara 1 Lomba Desain Logo Hari Jadi ke‑23 Tanah Bumbu
BATULICIN – Iswadi Rauf dari Kecamatan Kusan Hilir berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Desain Logo Hari Jadi ke‑23 Kabupaten Tanah Bumbu yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kominfosp.
Kepala Dinas Kominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menyampaikan bahwa berdasarkan total akumulasi penilaian, desain karya Iswadi memperoleh nilai tertinggi, yakni 92 poin. Penilaian dilakukan melalui tiga komponen: nilai juri, jumlah like Instagram, serta penilaian langsung dari Bupati Andi Rudi Latif.
Juri utama pada lomba ini adalah Nurabdiansyah, S.Pd., M.Sn, dosen Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM), sekaligus Executive Director MAREGE Institute dan Founder Makassar Biennale Foundation.
Filosofi Logo Juara 1 – Karya Iswadi Rauf
Desain logo mengusung konsep lingkaran menyerupai matahari dengan negative space huruf “Th”, yang melambangkan:
- Semangat, harapan, dan energi baru dalam perjalanan Kabupaten Tanah Bumbu.
- Matahari sebagai simbol kehidupan, optimisme, dan cahaya pembangunan.
- Huruf “Th” menegaskan usia ke‑23 sebagai momentum untuk terus beraksi dan melangkah maju.
Elemen perahu menggambarkan identitas maritim masyarakat pesisir Tanah Bumbu—simbol perjalanan, perjuangan, dan kebersamaan menuju masa depan yang lebih sejahtera.
Sementara itu, ombak melambangkan dinamika, kekuatan, dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Ornamen Tenun Khas Pagatan menjadi representasi kekayaan budaya lokal, warisan seni, dan identitas masyarakat Tanah Bumbu yang terus dijaga lintas generasi.
Juara 2 – Kahar (Kusan Hilir) – Nilai 87
Filosofi desain:
- Angka dua terinspirasi dari bentuk bunga kenanga, melambangkan harapan agar nama Tanah Bumbu semakin harum di tingkat regional hingga nasional.
- Angka tiga menggambarkan aksi akselerasi pertumbuhan ekonomi dan SDM unggul menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
- Perahu menjadi simbol kemakmuran dan doa kebaikan yang dilarung untuk Tanah Bumbu.
- Elemen tangan menggambarkan sinergi pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Juara 3 – Neco Septiasa Ramadani (Simpang Empat) – Nilai 84
Filosofi desain:
- Motif Tenun Ikat Pagatan sebagai simbol kekayaan seni dan kerajinan tradisional.
- Laung Khas Pagatan melambangkan identitas budaya masyarakat pesisir dan kebanggaan daerah.
- Mercusuar Tanjung Petang menjadi simbol arah, harapan, dan penerang pembangunan.
- Ombak dan Perahu Pinisi terinspirasi dari tradisi Mappanre Ritasi’e, mencerminkan karakter masyarakat pesisir yang tangguh dan penuh syukur.
Juara Favorit – Nurhikmah (Kusan Tengah) – Nilai 82
Tema Hari Jadi ke‑23 Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2026 adalah: “SDM Tangguh Ekonomi Tumbuh, Bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing.”
Lomba desain logo ini digelar pada 9–17 Maret 2026 dengan total hadiah Rp50 juta.







