BKPSDM Tanah Bumbu Gelar Orientasi PPPK Pola Penjaminan Mutu, Siapkan Aparatur Lebih Siap Melayani

BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pola Penjaminan Mutu. Kegiatan ini dilaksanakan bersama BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan dan berlangsung di Hotel Ebony Batulicin pada 9–10 Februari 2026. Pesertanya merupakan PPPK Gelombang I Angkatan 1 dan 2 Tahun 2026.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas ASN di daerah. Ia menilai orientasi menjadi tahapan penting untuk membekali PPPK agar siap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

“PPPK merupakan bagian penting dari birokrasi pemerintahan. Kualitas sumber daya manusianya harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur, termasuk PPPK, sejalan dengan arah pembangunan dalam RPJMD Tanah Bumbu 2025–2029. Menurutnya, visi daerah adalah “Beraksi menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab” melalui penguatan SDM serta tata kelola pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. “Orientasi ini adalah bagian dari upaya mewujudkan visi tersebut,” katanya.

Orientasi ini diikuti 80 peserta PPPK yang berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu. Materi orientasi disusun sebagai pembekalan awal agar peserta memahami nilai-nilai dasar ASN, peran serta fungsi PPPK, sekaligus kontribusinya dalam mendukung pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.

Salah satu pemateri utama, Prof. Murtir Jeddawi dari Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah Tanah Bumbu, menyoroti pentingnya adaptasi PPPK terhadap dinamika pemerintahan dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa PPPK tidak cukup hanya bekerja sesuai aturan, tetapi perlu memiliki cara berpikir strategis dan berorientasi hasil.

“PPPK tidak hanya dituntut bekerja sesuai aturan, tetapi juga harus memiliki pola pikir strategis dan berorientasi pada hasil,” jelasnya. Ia juga mengingatkan bahwa integritas dan profesionalisme merupakan modal utama aparatur. “Pembangunan daerah membutuhkan ASN yang berkarakter kuat, beretika, dan memiliki kompetensi yang memadai,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap para PPPK mampu meningkatkan pemahaman, sikap, dan keterampilan kerja sehingga dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Pemerintah daerah pun optimistis orientasi ini akan melahirkan aparatur yang berkualitas untuk mendukung pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *