TMMD ke-130 Resmi Dibuka, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Tanah Bumbu
TMMD ke-130 Resmi Dibuka, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Tanah Bumbu
BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026, Selasa (13/10/2026). Upacara pembukaan berlangsung di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Simpang Empat, Kepala Desa Gunung Besar, serta sejumlah undangan lainnya.
Program TMMD kembali menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Percepat Akses dan Dorong Perekonomian Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Imbangan ke-130 tahun ini dipusatkan di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, dengan salah satu sasaran utama berupa pembangunan jalan penghubung desa.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui kemudahan transportasi dan distribusi hasil usaha masyarakat.
Dukungan Semua Pihak Sangat Dibutuhkan
Bupati meminta seluruh perangkat daerah untuk memberikan dukungan maksimal kepada Satgas TMMD agar seluruh program dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya terletak pada selesainya pembangunan, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dalam menjaga hasilnya demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Sasaran Fisik dan Nonfisik TMMD
Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, menjelaskan bahwa pelaksanaan program melibatkan personel TNI, Polri, instansi terkait, serta masyarakat setempat.
Untuk sasaran fisik, TMMD meliputi:
- Pengerasan jalan desa.
- Pembangunan saluran drainase di sisi kanan dan kiri jalan.
- Pembangunan mushola.
- Renovasi rumah tidak layak huni (RTLH).
- Pembangunan pos kamling.
- Pembangunan MCK.
- Pembuatan sumur bor.
Sementara sasaran nonfisik mencakup berbagai kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, antara lain:
- Penyuluhan bela negara.
- Penyuluhan kamtibmas.
- Penyuluhan rekrutmen TNI.
- Penyuluhan kesehatan dan keluarga berencana.
- Penyuluhan bahaya narkoba.
- Penyuluhan pencegahan stunting.
- Posyandu dan Posbindu PTM.
- Penyuluhan hukum.
- Penyuluhan pertanian dan perkebunan.
- Penyuluhan kebencanaan.
Perkuat Gotong Royong dan Pembangunan Berkelanjutan
Melalui TMMD ke-130, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap pembangunan infrastruktur desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di sisi lain, kegiatan nonfisik diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan daerah.
Program TMMD menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.







