Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Standar Pelayanan, Bupati Tekankan Komitmen Layanan Publik yang Adaptif dan Akuntabel
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Workshop Standar Pelayanan Perangkat Daerah di Pendopo Kantor Bupati, Rabu (23/9/2026). Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Putu Wisnu Wardhana mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
Workshop yang diikuti 180 peserta dari perangkat daerah, instansi pelayanan publik, dan perwakilan sekolah ini diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Setda Tanah Bumbu, dengan menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Rachmat.
Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif dan Akuntabel
Kepala Bagian Organisasi Setda Tanah Bumbu Muhammad Arif Rahman Hakim menyampaikan bahwa workshop ini dilatarbelakangi komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik serta mendukung pencapaian misi daerah ke‑7, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.
Arif menambahkan bahwa tujuan utama workshop adalah merefresh pemahaman perangkat daerah mengenai penyusunan standar pelayanan agar tetap relevan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati: Standar Pelayanan adalah Komitmen Kepastian Layanan kepada Masyarakat
Dalam sambutan yang dibacakan M. Putu Wisnu Wardhana, Bupati menegaskan bahwa standar pelayanan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian kepada masyarakat.
“Standar pelayanan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai jenis pelayanan, persyaratan, prosedur, mekanisme pengaduan, serta berbagai aspek lainnya,” ujarnya.
Bupati berharap workshop ini menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk mengevaluasi standar pelayanan yang telah ditetapkan.
“Kita perlu memastikan bahwa standar tersebut masih relevan dengan kondisi saat ini, mudah dipahami masyarakat, mudah diakses, transparan, serta benar‑benar dapat dilaksanakan oleh petugas pelayanan,” tegasnya.
Bangun Kesamaan Persepsi dan Penguatan Kualitas Layanan
Wisnu menambahkan bahwa Pemkab Tanah Bumbu terus berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel. Komitmen tersebut harus tercermin dalam setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan harus semakin mudah, cepat, transparan, pasti, ramah, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Workshop ini juga menjadi sarana membangun kesamaan persepsi di seluruh perangkat daerah dalam penyusunan, penetapan, penerapan, pemantauan, dan evaluasi standar pelayanan.
Dengan pelayanan publik yang semakin baik, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan kepuasan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.







