Jalan Aspal di Rantau Panjang Hulu Permudah Mobilitas Warga dan Akses Pendidikan

BATULICIN – Pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat terus menjadi prioritas Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif. Salah satunya terlihat di Desa Rantau Panjang Hulu, Kecamatan Kusan Hilir, di mana jalan yang telah diaspal kini memberikan dampak nyata bagi mobilitas warga, termasuk pengangkutan hasil panen dan akses menuju sekolah, Senin (31/08/2026).

Jalan tersebut menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat desa. Setelah diaspal, warga lebih mudah memanfaatkan akses tersebut untuk berbagai keperluan, terutama petani yang membawa hasil panen dari lahan menuju tempat pengolahan atau penjualan.

Akses Pendidikan Lebih Mudah

Manfaat pembangunan jalan juga dirasakan oleh anak-anak yang bersekolah. Ruas jalan ini menjadi jalur menuju sejumlah lembaga pendidikan, seperti:

  • TK Anisa
  • Madrasah Ibtidaiyah Darul Muttamam
  • MTs Negeri 1 Tanah Bumbu
  • Madrasah Aliyah

Akses yang lebih baik membuat perjalanan siswa lebih aman dan nyaman.

Kepala Desa: Aktivitas Warga Kini Lebih Lancar

Kepala Desa Rantau Panjang Hulu, Amaluddin, menyampaikan bahwa kondisi jalan yang semakin baik membawa perubahan besar bagi aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah, semenjak jalan sudah diaspal, masyarakat lebih mudah beraktivitas. Hasil panen lebih mudah diangkut, anak-anak juga lebih mudah menuju sekolah. Sekarang masyarakat juga semakin aktif berolahraga di sekitar jalan,” ujarnya.

Sejalan dengan Visi Pembangunan Tanah Bumbu

Pembangunan jalan tersebut sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya dalam memperkuat infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat. Akses yang lebih baik tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi warga, tetapi juga memperkuat sektor pendidikan dan kegiatan sosial masyarakat.

Bagi warga Rantau Panjang Hulu, manfaat pembangunan kini terasa dalam aktivitas sehari-hari. Jalan yang sebelumnya menjadi tantangan kini berubah menjadi penopang kegiatan pertanian, pendidikan, hingga aktivitas masyarakat di sekitar desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *