Bupati Bangun Siring Laut Sepanjang 560 Meter di Pagatan untuk Antisipasi Gelombang Pasang
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu membangun siring laut sepanjang 560 meter di kawasan Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, sebagai langkah antisipasi terhadap gelombang pasang dan abrasi yang kerap mengancam permukiman warga pesisir.
Pembangunan pengaman pantai ini menjadi tindak lanjut atas usulan masyarakat dan Kelurahan Pagatan yang telah disampaikan selama beberapa tahun, mengingat ancaman gelombang tinggi bukan persoalan baru bagi warga setempat.
Pengaman Pantai untuk Kurangi Risiko Abrasi dan Genangan Air Laut
Siring laut dibangun untuk mengurangi tekanan gelombang laut sekaligus menahan laju abrasi yang mengarah ke permukiman dan ruang hidup masyarakat di belakang garis pantai. Infrastruktur ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi kawasan pesisir yang selama ini rentan terdampak gelombang pasang.
Setiap penghujung tahun, warga Pagatan kerap dihadapkan pada kekhawatiran air laut naik ke daratan. Kondisi tersebut pernah mencapai titik kritis pada Desember 2022, ketika gelombang pasang menerjang kawasan pemakaman di pesisir Kusan Hilir.
Warga: Gelombang Pasang Pernah Bongkar Makam
Darmansyah (43), warga Kelurahan Pagatan, mengingat betul kejadian tersebut.
“Kalau sudah akhir tahun, kami biasanya mulai waswas melihat laut. Takut gelombangnya besar dan air naik lagi. Dulu makam sampai terbongkar, jasad dan tulang berserakan di pantai. Waktu itu ramai juga, viral,” ujarnya.
Peristiwa itu menggambarkan betapa besar risiko yang dihadapi masyarakat pesisir. Ancaman gelombang tidak hanya berdampak pada rumah warga, tetapi juga pada kawasan pemakaman dan aktivitas masyarakat di sekitar pantai.
Dibangun Melalui DPUPR Tanah Bumbu
Pembangunan siring laut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2025. Infrastruktur ini diharapkan menjadi pengaman jangka panjang bagi kawasan pesisir Pagatan dari ancaman gelombang tinggi dan abrasi yang terus terjadi setiap tahun.
Dengan adanya siring laut, masyarakat Pagatan kini memiliki perlindungan yang lebih kuat dari risiko bencana pesisir, sekaligus mendukung kenyamanan dan keamanan lingkungan permukiman.







