Bupati Tanah Bumbu Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Filosofi Ber‑AKSI

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melantik Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (1/7/2026) pukul 07.00 WITA di Kantor Bupati Batulicin.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pesan mendasar kepada para pejabat yang baru dilantik, menekankan pentingnya etika, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Taati orang tua, hormati orang yang dituakan, termasuk pemimpin kalian,” tegasnya.

Menurut Bupati, sikap menghormati orang tua dan menjunjung nilai etika merupakan fondasi pembentukan karakter aparatur yang berdisiplin, loyal, dan berintegritas. Nilai tersebut diyakini menjadi dasar bagi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Filosofi Ber‑AKSI Jadi Pedoman Kepemimpinan

Bupati juga kembali menegaskan Visi Tanah Bumbu 2025–2029 yang berlandaskan filosofi Ber‑AKSI:

  • Akomodatif
  • Kerja
  • Sistematis
  • Inovatif

“Ber‑AKSI adalah filosofi kepemimpinan yang menempatkan manusia bukan sekadar angka dalam statistik atau objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki martabat dan daya cipta,” ujarnya.

Filosofi ini menjadi arah pembangunan daerah yang menekankan pentingnya pendekatan humanis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Penguatan SDM Jadi Prioritas Pembangunan

Bupati mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat terus bergantung pada kekayaan alam. Karena itu, penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama melalui tiga fokus besar:

  • Pemberdayaan masyarakat
  • Pemberdayaan talenta lokal
  • Membangun kesadaran kritis masyarakat agar menjadi pelaku utama pembangunan dan memiliki daya saing

Penguatan SDM tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan global.

Pejabat Diminta Adaptif dan Profesional

Bupati Andi Rudi Latif berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjadi penggerak utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kemajuan daerah, katanya, menuntut birokrasi yang adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap inovasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelantikan ini menjadi momentum bagi jajaran pejabat di Tanah Bumbu untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *