Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Digitalisasi Daerah, Siapkan Strategi TP2DD 2026
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi capaian digitalisasi daerah sekaligus penyusunan strategi untuk memperkuat layanan publik berbasis digital pada tahun mendatang.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais menegaskan bahwa digitalisasi daerah bukan sekadar transformasi teknologi, tetapi juga upaya menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat.
Evaluasi Digitalisasi dan Persiapan HLM TP2DD 2026
Menurut Eryanto, rapat koordinasi tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program digitalisasi daerah tahun 2025 sekaligus mematangkan program kerja tahun 2026, termasuk persiapan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TP2DD.
Ia menilai keberhasilan transformasi digital membutuhkan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah serta dukungan sektor perbankan dan pemangku kepentingan lainnya.
“Digitalisasi daerah bukan semata pemanfaatan teknologi, tetapi bagaimana menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, transparan, efektif, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Tanah Bumbu Kembangkan Berbagai Inovasi Transaksi Digital
Dalam upaya mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, Pemkab Tanah Bumbu telah menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan digital, antara lain:
- Pembayaran pajak daerah melalui berbagai bank menggunakan kode bayar.
- Penerapan SP2D Online.
- Pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam transaksi pemerintah.
Berbagai inovasi tersebut akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kemudahan layanan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
QRIS Dinamis Jadi Inovasi Unggulan
Pada persiapan HLM TP2DD 2026 yang mengusung tema “Inovasi Tanpa Batas, Pelayanan Berkualitas”, salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah penerapan QRIS Dinamis.
Program ini dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel sebagai langkah memperluas penggunaan transaksi digital dalam pelayanan publik serta pengelolaan pendapatan daerah.
Berdasarkan pemaparan dalam rapat, Tanah Bumbu menjadi salah satu daerah perintis penerapan QRIS Dinamis untuk pembayaran pajak daerah di Kalimantan Selatan.
Implementasi sistem tersebut diharapkan mampu:
- mempermudah masyarakat membayar pajak daerah,
- meningkatkan transparansi transaksi,
- mempercepat proses pembayaran,
- serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
Kolaborasi Pemkab dan Perbankan Diperkuat
Rapat koordinasi turut dihadiri Asisten Bidang Administrasi Pembangunan H. Yamani, Staf Ahli Bupati, para kepala SKPD, perwakilan Bank Kalsel Cabang Batulicin, Plt Kepala Bapenda Wiwit Eka Dewi, serta perangkat daerah terkait.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, Tanah Bumbu optimistis percepatan digitalisasi dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap berbagai inovasi transaksi digital yang terus dikembangkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam mendukung terwujudnya Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.







