Pemkab Tanah Bumbu Launching Dashboard Aksi SIMPATI, Perkuat Tata Kelola Sampah Terintegrasi dan Berbasis Data
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi melaunching Dashboard Aksi SIMPATI (Sistem Integrasi Manajemen Pengelolaan Sampah Terpilah Kabupaten Tanah Bumbu), Senin (28/9/2026). Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi, terukur, dan berbasis data.
Peluncuran yang dipimpin Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati tersebut berlangsung di Batulicin dan dihadiri Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, serta para Camat.
Inovasi Proyek Perubahan DLH untuk Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir
Aksi SIMPATI merupakan inovasi proyek perubahan strategis yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu Ir. Muhammad Risdianadi, S.Hut., M.M.
Risdianadi menjelaskan bahwa dashboard ini dirancang untuk memantau pengelolaan sampah secara berkala, mulai dari sumber hingga tahap pengolahan.
“Aksi SIMPATI ini dirancang untuk mempercepat, memperkuat, dan mengoptimalkan manajemen pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Dashboard tersebut menjadi alat kontrol yang memungkinkan pemerintah daerah melihat performa pengelolaan sampah secara real time dan mengambil keputusan berbasis data.
Bupati: SIMPATI Sejalan dengan Arah Kebijakan Lingkungan Hidup 2025–2030
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan dukungan penuh terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, Aksi SIMPATI sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah 2025–2030, khususnya dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Melalui SIMPATI, Bupati berharap kualitas lingkungan hidup di Tanah Bumbu semakin meningkat, berdampak pada kesehatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Dashboard Sajikan Data Lengkap Pengelolaan Sampah
Dashboard Aksi SIMPATI menyajikan berbagai data penting, antara lain:
- jumlah timbulan sampah,
- volume sampah organik dan anorganik,
- jumlah residu,
- tingkat pengelolaan dan pemilahan,
- performa unit pengolahan,
- produksi pupuk kompos,
- kontribusi terhadap ekonomi sirkular.
Dengan sistem ini, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan komitmennya membangun tata kelola sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya.







