Bupati Sampaikan Pendapat Pemerintah Daerah atas Dua Raperda Inisiatif DPRD Tanah Bumbu

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan pendapat pemerintah daerah terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Tanah Bumbu Tahun 2026. Pendapat tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (6/10/2026), dan dibacakan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais.

Dua Raperda yang mendapat tanggapan pemerintah daerah adalah:

  1. Raperda Penanggulangan Kemiskinan
  2. Raperda Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPRD dan menyatakan bahwa pemerintah daerah menyetujui secara substansial kedua Raperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya sesuai mekanisme peraturan perundang‑undangan.

Penanggulangan Kemiskinan: Program Tepat Sasaran Butuh Data Akurat

Dalam pendapatnya, Bupati menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan penanganan terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah menilai bahwa:

  • Basis data yang akurat menjadi fondasi utama agar program penanggulangan kemiskinan tepat sasaran.
  • Pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional berbasis by name by address dinilai mampu meningkatkan efektivitas bantuan dan program pemberdayaan.
  • Penanggulangan kemiskinan harus melibatkan berbagai pihak, termasuk partisipasi masyarakat, peran dunia usaha melalui CSR, serta keterlibatan pemerintah desa.

Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi mikro dan ultra mikro.

Pengembangan SDM: Fondasi Daya Saing dan Kemajuan Daerah

Terkait Raperda Pengembangan SDM, Bupati menegaskan bahwa kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing daerah, kemajuan ekonomi, dan keberhasilan pembangunan jangka panjang.

Pemerintah daerah menilai bahwa pengembangan SDM harus mencakup:

  • pendidikan formal,
  • peningkatan keterampilan kerja,
  • penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,
  • kemampuan beradaptasi dengan sektor strategis Tanah Bumbu seperti industri, pariwisata, pertanian, perikanan, dan ekonomi digital.

Pemerintah juga menyambut baik penguatan kompetensi aparatur melalui sistem pembelajaran terintegrasi, termasuk pengembangan Corporate University (Corpu) di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sinergi Multi-Pihak untuk SDM Unggul dan Beradab

Bupati berpandangan bahwa pengaturan pengembangan SDM harus mampu mengintegrasikan peran:

  • pemerintah,
  • dunia pendidikan dan perguruan tinggi,
  • lembaga pelatihan,
  • dunia usaha.

Sinergi tersebut diharapkan melahirkan SDM Tanah Bumbu yang unggul, berakhlak mulia, beradab, dan memiliki daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *