Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Koordinasi Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi Jelang Nataru
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri Rapat Koordinasi (Rakoor) Satgas Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian BBM dan LPG Bersubsidi Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (6/10/2026) di Banjarbaru. Kehadiran Pemkab diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Putu Wisnu Wardhana, mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
Rakoor digelar untuk memperkuat kesiapan daerah dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terjaga, terutama menghadapi potensi peningkatan konsumsi pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Bupati: Koordinasi Lintas Sektor Kunci Menjaga Ketersediaan Energi
Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan energi pada akhir tahun.
Melalui sinergi antarinstansi, pengawasan terpadu, serta dukungan data yang akurat, pemerintah daerah berharap ketersediaan BBM dan LPG bersubsidi tetap aman dan terdistribusi dengan baik.
Pemprov Kalsel: Kuota BBM Cukup, Antisipasi Tetap Disiapkan
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Eddy Elimsyah Jaya menyampaikan bahwa kuota BBM di Kalimantan Selatan masih mencukupi. Namun, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya kebutuhan BBM menjelang akhir tahun.
Mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat pada periode Nataru, sehingga kebutuhan BBM berpotensi naik. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena peningkatan aktivitas perjalanan dapat berdampak pada stabilitas pasokan dan distribusi energi.
Pengawasan Diperkuat, Distribusi Dipastikan Aman
Melalui Rakoor Satgas, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menyatukan langkah untuk:
- memastikan pasokan BBM dan LPG bersubsidi tetap aman,
- memperkuat pengawasan distribusi di SPBU dan agen LPG,
- mengantisipasi potensi penyimpangan,
- serta menjaga kelancaran layanan bagi masyarakat selama periode libur akhir tahun.







